Cara Mengobati Penyakit Kudis Pada Ternak Babi

Salah satu penyebab kegagalan dalam berternak babi yang sangat dirasakan peternak adalah masalah kesehatan atau penyakit.  Penyakit menyebabkan kerugian ekonomis dalam pengertian mortalitas dan morbiditas laju pertumbuhan dan konversi makanan yang buruk, biaya pengobatan meningkat dan gangguan kontinuitas produksi. 

Memiliki pengetahuan tentang penyakit yang lazim atau penyakit yang sering muncul akan sangat membantu dalam mengambil tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit.

Ternak Babi Kudis
Penyakit Kudis Pada Ternak Babi
Salah satu penyakit yang sering menyerang ternak babi adalah penyakit Kudis (Scabies). Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit berupa kutu/tungau dan sering menyerang ternak babi yang pemeliharaannya beralaskan tanah (sistem pemeliharaan tradisional) ataupun memelihara babi pada kandang yang tidak pernah di kosongkan sementara, tetapi selalu terisi oleh babi secara terus menerus. 

Berikut ini akan dijelaskan mengenai penyakit Kudis (Scabies) pada ternak babi serta cara pencegahan dan pengobatannya. 

Penyakit Kudis (Scabies)

Penyakit ini mudah berjangkit atau menular pada babi muda ataupun babi yang kekurangan zat-zat makanan yang diperlukan. 

Penyebab:

Semacam kutu kecil (tungau), yang tak terlihat oleh mata. Kutu (tungau) ini biasanya bersembunyi di dalam kulit babi dan bertelur diantara rongga-rongga yang ada pada kulit babi tersebut. Kutu ini mengakibatkan gatal dan iritasi sehingga babi tidak nyaman, maka ternak babi akan menggosokkan badannya ke benda apa saja yang ada dan menonjol di dalam kandang secara terus menerus.

Gejala:
  • Ternak babi terlihat gelisah dan menggosokkan badannya ke benda yang ada disekitar
  • Nafsu makan ternak babi menurun, sehingga pertumbuhan kurang normal.
  • Timbul suatu goresan yang gatal, karena kutu menembus kulit.
  • Permukaan kulit yang sakit timbul keruping yang tebal; keras, kencang dan kulit berkerut (melipat).

Pencegahan dan Pengobatan:
  • Ternak yang sakit harus diisolasi, supaya tak menular kepada yang lain.
  • Kandang harus dibersihkan, disemprot atau didesinfektan dengan lysol, kreolin, dan lain - lain. Sebab walaupun babi yang sakit diobati, apabila kandang masih kotor atau pada dinding masih banyak kutu-kutunya, maka pengobatan tersebut kurang menguntungkan.
  • Pengobatan dengan Scabisix, dilumaskan pada kulit dan diulangi sampai sembuh. Dosis 10cc Scabisix dicampur 1 liter air (30 hari sebelum dipotong tak boleh dipakai). (baca juga: Cara Mengobati Batuk Pada Ternak Babi). Semoga bermanfaat

0 Response to "Cara Mengobati Penyakit Kudis Pada Ternak Babi"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel