Cara Mengobati Batuk Pada Ternak Babi (Penyakit Radang Paru-Paru)

Bila ingin berhasil dalam beternak babi tentunya harus menguasai manajemennya, baik itu perkandangan, penyakit maupun pemasaran. Pengendalian penyakit adalah salah satu bagian dari manajemen pemeliharaan ternak babi yang tidak bisa disepelehkan.

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha pengembangan ternak babi dari aspek manajemen adalah faktor kesehatan atau pengendalian penyakit. 

Ternak babi sangat peka dan rentan terhadap penyakit. Penyakit menyebabkan kerugian ekonomi dalam pengertian mortalitas dan morbiditas laju pertumbuhan, konversi makanan yang buruk, biaya pengobatan meningkat serta gangguan kontinuitas produksi. 

Memiliki pengetahuan tentang penyakit yang lazim atau penyakit yang sering muncul akan sangat membantu dalam mengambil tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit. Para ahli penyakit ternak khususnya ternak babi menyadari bahwa problematika penyakit sangat bervariasi baik penyebab maupun permasalahannya. 

Penelitian yang mendalam tentang permasalahan penyakit pada ternak babi saat ini menghasilkan suatu konsep penanggulangan yang di sebut multifactorial (penanggulangan dengan berbagai cara berdasarkan banyak faktor).

Penyakit Batuk Pada Ternak Babi

Penyakit Ternak Babi
Cara Mengobati Batuk Pada Ternak Babi (Penyakit Radang Paru-Paru)
Batuk pada ternak babi merupakan suatu penyakit yang bisa menyerang segala binatang, termasuk ternak babi. Bila tanpa pengobatan, 50-70% ternak babi akan mati.

Penyebab: Mikroorganisme, Virus, cacing paru-paru (lungworms

Gejala:
1. Batuk-batuk, pernapasan berbunyi dan terengah-engah, pernapasan cepat dan dangkal.

2. Kaki nampak terbuka lebar.

3. Konstipasi

4. Nafsu makan hilang

5. Temperatur tubuh tinggi, moncong dan hidung panas serta kering

6. Kulit dan bulu kasar, kering.

Pencegahan dan Pengobatan:
1. Pemeliharaan yang baik terutama kebersihan didalam kandang dan sekelilingnya.

2. Ternak babi yang sakit ditempatkan di tempat yang bersih, dan tak berangin

3. Makanan yang mudah dicerna dan diberikan Aureomycin atau TM 10, guna mencegah infeksi pada saat stress

4. Pengobatan dengan terramycin atau sulmet injeksi; agribon (mengandung sulfadimethoxine, vitamin A dan K)

Catatan:
Dosis Agribon: 1 gr agribon per 10 kg berat badan, setelah 24 jam 0,5 per 50 kg berat badan setiap hari selama 3 hari berturut-turut atau sampai sembuh. (baca juga: Cara Ampuh Agar Ternak Babi Cepat Gemuk). Semoga bermanfaat

0 Response to "Cara Mengobati Batuk Pada Ternak Babi (Penyakit Radang Paru-Paru)"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel