TANDA-TANDA BIRAHI PADA BABI BETINA

Babi termasuk hewan yang subur untuk dipelihara kemudian dijual, karena jumlah perkelahiran (litter size) lebih dari satu (polytocous) dan jarak perkelahiran pendek. Seekor induk babi dalam satu tahun dapat menghasilkan 20 ekor anak babi dengan dua kali beranak.

Untuk memperoleh hasil yang memuaskan dan menguntungkan maka seorang peternak yang ingi maju perlu mengetahui hal-hal yang menyangkut tentang reproduksi ternak babi, berikut ini kita akan pelajari mengenai hal tersebut.

Pubertas pada babi betina terjadi pada umur 4 - 7 bulan. Tetapi sebaiknya jangan dikawinkan dulu, karena kedewasaan tubuh baru tercapai pada umur 8 - 10 bulan dengan berat badan berkisar 100 - 120 kg.

Di alam bebas babi betina yang memulai mencari pejantan beberapa hari sebelum terjadinya birahi. Hasil penelitian (Signoret,.dkk, 1979) menunjukkan bahwa babi-babi betina yang mendekati waktu birahi (pro estrus), dan yang sedang birahi (estrus), sangat merangsang pejantan. 

Rangsangan tersebut berlanjut sampai dua hari setelah mencapai puncak birahi. Dalam keadaan uji memilih, pejantan memperlihatkan reaksi agak memilih antara babi betina yang birahi dan yang tidak birahi. Hal ini mendukung pengamatan tentang peranan awal babi betina dalam proses perkawinan.
cara mengetahui babi birahi
TANDA-TANDA BIRAHI PADA BABI BETINA

Tanda-tanda birahi :

1. Babi nampak gelisah dan berteriak-teriak
2. Kemaluan bengkak, pada vulva nampak merah, bagi babi induk yang sudah sering beranak biasanya tak begitu nampak merah
3. Selalu mencoba menaiki temannya, atau ingin keluar dari kandang
4. Bila punggung diberi beban atau diduduki diam saja.
5. Dari kemaluan sering keluar lendir.

Faktor-faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya birahi pertama pada babi betina:
1. Faktor bibit (breed)
2. Faktor lingkungan, seperti: iklim, pakan, stress, penyakit
3. Terlalu Gemuk (obesitas)

Masa/Siklus Birahi

Panjangnya siklus birahi babi betina berkisar 21 hari, dengan lama birahi rata-rata 40 - 60 jam (2 - 3 hari), meski terdapat beberapa kasus babi betina yang dapat birahi hingga 5 hari. Ovulasi (pelepasan sel telur) akan terjadi pada paruh terakhir masa birahi (12 - 24 jam setelah terjadinya birahi). Proses ovulasi terjadi selama 3,8 jam, ovulasi akan terjadi 4 jam lebih cepat pada babi betina yang telah dikawinkan daripada yang tidak dikawinkan.

Agar tercapai pembuahan ovum secara maksimal, perkawinan harus dilakukan pada saat 12 - 24 jam setelah permulaan birahi sebelum ovum mati. Dalam praktek dengan dua kali perkawinan yaitu 12 dan 24 jam, setelah birahi dimulai dihasilkan angka kebuntingan (konsepsi) yang tinggi, banyak ovum yang dibuahi dan dengan demikian jumlah anak yang dilahirkan perkelahiran juga banyak.

Apabila babi betina yang sedang birahi tidak dikawinkan, birahi akan terulang kembali pada 18 – 24 hari, atau rata-rata 3 minggu (21 hari).

Kebuntingan

Selama bunting, babi betina tidak akan birahi. Lama bunting rata-rata 114 hari (3 bulan, 3 minggu, 3 hari). Jika lama kebuntingan babi betina tepat waktu (114 hari) maka kemungkinan besar jumlah anak yang dilahirkan akan lebih dari 12 ekor, namun jika lama kebuntingan lewat 2 hari dari target kelahiran maka kemungkinan besar jumlah anak anak yang dilahirkan antara 6 - 8.  

Lama kebuntingan pada babi betina dapat dipengaruhi oleh :

1. Faktor induk : induk muda yang pertama kali bunting, biasanya lama kebuntingan lebih pendek.
2. Jumlah anak: bila jumlah anak yang dikandung lebih banyak, lama kebuntingan akan lebih pendek.
3. Bangsa (breed) babi: akan mempengaruhi kebuntingan.

Waktu yang paling kritis selama babi betina bunting, adalah 30 - 35 hari pertama kebuntingan dan sesaat sebelum melahirkan. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa kematian embrio sebagian besar terjadi selama 30 - 35 hari awal kebuntingan babi betina. Oleh sebab itu pengawasan dan penanganan dalam pemeliharaan sangat perlu diperhatikan. (Baca jua: Deteksi Tanda Kebuntingan Pada Babi)

Semoga bermanfaat..

0 Response to "TANDA-TANDA BIRAHI PADA BABI BETINA"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel