Pengaruh Pemberian Musik Terhadap Ternak Saat Diangkut Dengan Transportasi


Transportasi selain menjadi satu-satunya sistem untuk pengiriman ternak antar daerah juga menjadi stressor utama bagi ternak yang berakibat buruk bagi kesehatan, performans dan kualitas produk yang dihasilkan oleh ternak (Aktas dkk., 2011).

Stressor atau faktor stres merupakan rangsangan asing yang mampu mengganggu homeostasis ternak yang mengakibatkan pergeseran metabolisme dan diimplementasikan pada berubahnya ukuran-ukuran kondisi fisiologis tubuh. Indikator fisiologis diperlukan dalam menilai tingkatan stres pada ternak.
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Pengaruh Pemberian Musik Terhadap Ternak Saat Diangkut Dengan Transportasi
Suhu rektal, denyut jantung, dan frekuensi nafas dapat digunakan dalam penilaian stres fisik jangka pendek pada ternak. Perubahan tersebut ditandai dengan peningkatan frekuensi nafas dan denyut nadi yaitu proses termoregulasi yang merupakan respon terhadap stressor untuk membuang dan menjaga keseimbangan panas tubuh (Adenkola dan Ayo, 2009; Eniolorunda dkk., 2009).

Transportasi juga menyebabkan penyusutan bobot badan pada ternak. Kosongnya saluran pencernaan menjadi salah satu penyebab penyusutan bobot badan ternak selain dehidrasi dan katabolisme jaringan otot (Hamlett, 1983). Sumbangan penyusutan isi saluran pencernaan sebesar 3,2% dari bobot badan yang hilang dan terjadi sekitar 1% per jam selama 3 - 4 jam pertama transportasi (Coffey dkk., 2001).

Stres akibat transportasi tidak dapat dihilangkan namun dapat ditekan atau diminimalisasi dengan cara yang tepat. Kenyamanan bagi ternak yang mengedepankan animal welfare diyakini mampu menurunkan tingkat stres yang dialami ternak sehingga juga menurunkan pengaruh buruk yang ditimbulkan akibat stres.

Usaha-usaha penekanan tingkat stres yang dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian musik pada ternak. Pemberian musik terhadap ternak saat diangkut dengan transportasi, ditujukan untuk meminimalisir dampak derivat stres selama perjalanan pengiriman ternak itu sendiri.

Prasetyo (2005) menyatakan bahwa pusat rasa ganjaran dan pelepasan substrat kimia  (Gamma Amino Butyric Acid (GABA), enkephalin, dan betaendorphin) yang akan mengeliminasi  neurotransmiter rasa nyeri maupun kecemasan sehingga menciptakan rasa nyaman dan ketenangan pada ternak dapat dirangsang oleh musik.

Perlakuan pemberian musik pada ternak selama perjalanan dalam transportasi pengiriman ternak, dapat mempengaruhi kondisi fisiologis ternak khususnya pada suhu rektal dengan melancarkan proses termoregulasi (Campbell, 2001).

Beberapa penelitian telah mengkaji tentang penggunaan musik untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan ternak dalam proses pengiriman ternak antar-daerah maupun negara. Hasil-hasil peneletian tersebut menunjukkan bahwa, musik mampu digunakan untuk rehabilitasi fisik dan psikologis ternak dan menyeimbangkan gelombang otak dengan memodifikasi gelombangnya (Wilson dkk., 2011).

Seimbangnya gelombang otak akibat harmonisasi musik yang tenang membuat kondisi fisiologis ternak menjadi seimbang sehingga dapat mempengaruhi frekuensi nafas, denyut jantung, suhu badan dan meningkatkan daya tahan tubuh (Dewi, 2009). Baca juga: Nasib Ternak Kerbau di Indonesia Tidak Seberuntung Ternak Sapi.

Sumber:
Adenkola, A., Ayo, J.O., 2009. Effect of road transportation on erythrocyte osmotic fragility of pigs  administered ascorbic acid during the harmattan season in Zaria, Nigeria. J. Cell . Anim. Biol. 3 (1), 004–008.

Aktas, M.S., S. Ozkanlar., A., Karakoc., F. Akcay. and Y. Ozkanlar. 2011. Efficacy of vitamin E + selenium and vitamin A + D + E combination on oxidative stress induced by long-term transportation in Holstein dairy cows. Livestock Science. 141: 76-79.

Hamlett, P.J., J.B. McLaren, W.S. Damron, and N.A. Cole. 1983. Changes in rumen fluid characteristics and weight of southeastern feeder calves during market-transit stres. Univ. Tenn. Agric. Exp. Sta. Anim. Sci. Res. Prog. Rep. 83: 8-10.

Campbell, D. 2001. Efek Mozart memanfaatkan kekuatan musik untuk mempertajam pikiran, meningkatkan kreativitas dan menyehatkan tubuh. PT Gramedia, Jakarta

Coffey, K.P., W.K. Coblentz, J.B. Humphry, and F.K. Brazle. 2001. Review: Basic principles and economics of transportation shrink in beef. J. Anim. Sci. 17: 247–255.

Dewi, M.P. 2009. Studi metaanalisis: musik untuk menurunkan stres. Jurnal Psikologi. 36 (2): 106115.

0 Response to "Pengaruh Pemberian Musik Terhadap Ternak Saat Diangkut Dengan Transportasi"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel