Karakteristik, Potensi dan Keunggulan Kambing Gembrong

Kambing Gembrong merupakan rumpun kambing lokal Indonesia yang telah dibudidayakan secara turun-temurun di kawasan Timur Pulau Bali, tepatnya di Kabupaten Karangasem.

Asal usul Kambing Gembrong belum bisa dipastikan. Ada yang menduga kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing Kashmir dengan kambing Turki (dua ras kambing yang masuk ke Bali dari luar negeri, sebagai hadiah untuk seorang bangsawan Bali).

Dugaan ini didasarkan pada ciri-ciri fisik kambing Gembrong yang hampir mirip dengan kambing Kashmir dengan kambing Turki. Akan tetapi, dugaan ini  masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Jadi soal asal usul kambing Gembrong  masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Berdasarkan hasil identifikasi, “Kambing gembrong” memiliki keunikan tersendiri. Yang paling mencolok dan tidak dimiliki oleh kambing lainya adalah bulu “kambing gembrong” jantan yang panjang dan tebal berambut panjang (gondrong).

Konon katanya bulu “Kambing gembrong” dimanfaatkan oleh masyarakat Bali sebagai bahan hiasan pada kerajinan patung, topeng dan lainnya. Selain itu juga dipakai sebagai pengganti sutra untuk umpan memancing ikan di laut karena bulu “kambing gembrong” mengkilap seperti benang sutra.

Karakteristik Kambing Gembrong

Kambing Gembrong memiliki karakteristik khas yang mudah dikenali, yakni:

Ciri-ciri Kambing Gembrong
Karakteristik Kambing Gembrong
(1) Berbulu panjang. Panjang bulu sekitar berkisar 15 - 25 cm, bahkan rambut pada bagian kepala Kambing Gembrong jantan sampai menutupi muka dan telinga. Sedangkan Kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar 2 - 3 cm;

(2) Warna bulu Kambing Gembrong pada umumnya dominan berwarna putih (61,5%), sebagian berwarna coklat muda (23,08%) dan coklat (15,38%);

(3) Pola warna tubuh Kambing Gembrong umumnya adalah satu warna sekitar 69,23% dan sisanya terdiri dari dua warna 15,38% dan tiga warna 15,38%;

(4) Memiliki tanduk yang pendek dan melengkung, berwarna abu-abu hingga kecoklatan;
(5) Bobot badan jantan dewasa berkisar 32 - 45 kg dan betina dewasa 25 - 32 kg;

(6) Bobot lahir; untuk kelahiran tunggal mencapai 2 kg dan kelahiran kembar mencapai 1,5 kg;

(7) Tingkat kematian prasapih dibawah 20%.

Potensi dan Keunggulan Kambing Gembrong

Kambing Gembrong memiliki berbagai potensi dan keunggulan yang dapat dikembangkan, antara lain:

(1) Tingkat adaptasi terhadap lingkungan cukup tinggi, sehingga mudah untuk dipelihara dan dikembangkan;

(2) Laju produktivitas tinggi; baik daging maupun anak yang dihasilkan;

(3) Memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kambing Kacang dan Peranakan Etawa (PE), karena disamping sebagai penghasil daging juga menghasilkan bulu. Baca: Karakteristik, Potensi dan Keunggulan Kambing Peranakan Etawa (PE)

Semoga bermanfaat...

0 Response to "Karakteristik, Potensi dan Keunggulan Kambing Gembrong"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel