Deteksi Tanda Kebuntingan Pada Babi

Segera setelah babi dara (calon induk) atau induk dikawinkan secara tepat, perlu dilakukan pengecekan setiap 20 - 21 hari selama 2 kali berturut-turut untuk memastikan kebuntingan sudah terjadi atau tidak. Jika babi betina yang telah dikawinkan tidak memperlihatkan tanda-tanda birahi, maka bisa dipastikan babi tersebut sudah bunting. 

Hari kebuntingan pada babi dihitung saat babi dikawinkan dan hari partus 115 hari kemudian. Bila setelah dikawinkan masih ada tanda birahi, berarti kebuntingan belum terjadi dan babi induk/calon induk harus dikawinkan ulang. Jika tanda birahi tidak terlihat setelah kawin ulang, maka tanggal kawin ulang tersebut ditetapkan sebagai hari awal kebuntingan dan waktu kelahiran ditetapkan 115 hari berikutnya.
Ciri-ciri babi sudah bunting
Deteksi Tanda Kebuntingan Pada Babi
Jika keadaan memungkinkan, setelah babi dara atau induk positif bunting, maka pemeliharaannya harus terpisah dari induk kering/babi dara lainnya yaitu pada kandang khusus induk bunting. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perkelahian dan sebagainya. 

Waktu yang paling kritis selama babi betina bunting, adalah 30 - 35 hari pertama kebuntingan dan sesaat sebelum melahirkan. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa kematian embrio sebagian besar terjadi selama 30 - 35 hari awal kebuntingan babi betina. Oleh sebab itu pengawasan dan penanganan dalam pemeliharaan sangat perlu diperhatikan. 

Sebulan sebelum tanggal penetapan kelahiran disebut sebagai masa kebuntingan akhir. Jika memungkinkan, persiapkan kandang khusus untuk beranak. Pada akhir kebuntingan ini, sebaiknya induk tidak pelihara campur dengan babi lainnya. 

Induk yang bunting tua sebaiknya dipindahkan ke kandang khusus untuk beranak. Pindah kandang dilakukan seminggu sebelum beranak. Hal ini dilakukan agar induk bunting tidak stress dan dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Induk dan kandang harus selalu bersih.

*Catatan tambahan:

Perkawinan Kembali Setelah Melahirkan

Babi induk akan kembali birahi dalam waktu 2 - 7 hari setelah melahirkan. Birahi pertama ini sifatnya steril (tidak subur). Pada umumnya babi betina tidak akan birahi lagi hingga 3 - 5 hari setelah anaknya disapih atau dipisahkan. Jadi, perkawinan dapat dilakukan tergantung pada umur penyapihan anak babi. (baca juga: TANDA-TANDA BIRAHI PADA BABI BETINA)

Semoga bermanfaat...

0 Response to "Deteksi Tanda Kebuntingan Pada Babi"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel