Prinsip Dasar dan Klasifikasi Rancangan Percobaan (RANCOB) Mudah Dimengerti

Rancangan Percobaan (RANCOB) merupakan suatu metode yang digunakan dalam penelitian dimana terdapat rekayasa melalui penentuan jenis perlakuan yang diberikan kepada satuan pengamatan atau objek yang dijadikan percobaan itu sendiri. Rancangan Percobaan juga dapat diartikan sebagai tata cara penerapan perlakuan dalam suatu percobaan pada kondisi atau lingkungan tertentu, yang kemudian menjadi dasar penataan dan metode analisis statistik terhadap data hasilnya.

Penemu metode Rancangan Percobaan (rancob) adalah R.A Fisher. Ia memperkenalkan konsep modern dari pengacakan dan analisis ragam (analysis of variance) dalam membandingkan setiap perlakuan yang dilakukan pada tahun 1922. Jadi dapat dikatakan Rancangan Percobaan merupakan metode lama dalam suatu penelitian. 

Untuk saat ini kebanyakan peneliti atau mahasiswa lebih mengenal tools pengolahaan data hasil penelitian yaitu ANOVA dengan uji F - nya.
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Sumber Gambar: ngobrolstatistik.com

Mengapa Perlu Rancangan Percobaan?

1. Memperbaiki proses hasil
2. Mengurangi keragaman
3. Mengurangi waktu penelitian
4. Mengurangi biaya

Prinsip Dasar Rancangan Percobaan

Ada 3 prinsip dasar ketika kita berbicara tentang Rancangan Percobaan. (1) Ulangan; (2) Pengacakan; dan (3) Kontrol Lokal. Apa maksud dari ketiga prinsip dasar tersebut? Ketiga prinsip dasar tersebut wajib diketahui oleh para peneliti sebelum masuk dan melakukan tindakan percobaan didalam laboratoriumnya guna mengoptimalkan proses perencanaan, pelaksanaan dan hasil penelitian itu sendiri.

Ulangan : pengalokasian suatu perlakuan tertentu terhadap beberapa unit percobaan pada kondisi yang seragam. Tujuan : (1) menduga ragam galat; (2) memperkecil galat; (3) meningkatkan ketelitian

Pengacakan : dimaksudkan agar setiap unit percobaan memiliki peluang yang sama untuk diberi suatu perlakuan. Secara statistik untuk validitas/keabsahan dalam menarik kesimpulan agar kesimpulan yang diambil obyektif.

Pengendalian lingkungan (Kontrol Lokal) : usaha untuk mengendalikan keragaman yang muncul akibat keheterogenan kondisi lingkungan.

Dengan memahami ketiga prinsip dasar dari metoda Rancangan Percobaan di atas, diharapkan ketika peneliti menentukan dan menerapkan model percobaan pada satuan pengamatan bisa menuntun penelitian yang dilakukan pada hasil yang efisien dan optimal.

Beberapa Istilah dalam Rancangan Percobaan

Perlakuan : suatu prosedur atau metode yang diterapkan diterapkan pada unit percobaan. Setara dengan taraf dari faktor.

Unit Percobaan : unit terkecil dalam suatu percobaan yang diberi suatu perlakuan. Unit dimana perlakuan diberikan secara acak.

Satuan Pengamatan : anak gugus dari unit percobaan, tempat dimana respon perlakuan diukur.

Faktor : peubah bebas yang dicobakan dalam percobaan sebagai penyusun struktur perlakuan.

Taraf : jenisjenis suatu faktor yang dicobakan dalam percobaan

Ilustrasi

Penelitian tentang pemberian jenis pupuk (N0, N1, N2, N3) pada tanaman padi dengan luas lahan 1 ha.
(1) Faktor : jenis pupuk
(2) Perlakuan : pemberian jenis pupuk N0, N1, N2, N3
(3) Unit percobaan : 1 petak sawah
(4) Satuan pengamatan : tanaman padi


Klasifikasi Rancangan Percobaan

Rancangan Perlakuan: berkaitan dengan jumlah faktor dan metode pelaksanaan / penerapan perlakuan-perlakuan pada unit percobaan. 
"Pelaksanaan/penerapan perlakuan-perlakuan pada unit percobaan ditata untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan, seperti ingin melihat pengaruh interaksi dari dua faktor yang dicobakan";

Rancangan Lingkungan: berkaitan  dengan tingkat heterogenitas dan jumlah faktor yang menyebabkan keragaman kondisi/lingkungan tempat percobaan dilaksanakan (galat). 
"Besarnya galat menunjukkan besarnya keragaman data akibat pengaruh non-perlakuan. Rancangan Lingkungan ditata untuk memperkecil galat akibat pengaruh non-perlakuan";

Rancangan Pengukuran: berkaitan dengan bagaimana respon percobaan diambil dari unitunit percobaan yang diteliti.

Terdapat beberapa jenis dari rancangan percobaan yang dikenal dalam penelitian, diataranya adalah: Rancangan Acak Lengkap (RAL), Rancangan Acak Kelompok (RAK), Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBL), Rancangan Bujur Sangkar Graceo Latin (RBGL), Rancangan Kelompok Tak Lengkap, Rancangan Faktorial, Rancangan Petak Terbagi (RPT) dan Rancangan Petak-petak Terbagi (RPPT).


Penjelasan Sederhana Rancangan Percobaan (RANCOB) agar mudah dimengerti

Metode penempatan perlakuan-perlakuan secara acak pada setiap unit percobaan

• Jika pengacakan perlakuan dan ulangan dilakukan sekaligus, disebut Rancangan Acak Lengkap (RAL).

• Jika pengacakan perlakuan secara lengkap dilakukan per satu lokal kontrol, disebut Rancangan Acak Kelompok (RAK).
• Jika pengacakan perlakuan dilakukan per dua lokal kontrol (baris dan lajur), disebut Rancangan Acak Kuadrat Latin (RAKL) atau Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL).

Metode pelaksanaan perlakuan-perlakuan pada setiap unit percobaan

• Jika dilakukan secara serentak (kombinasi) (semua faktor dan interaksinya sama penting), disebut Rancangan Faktorial.
• Jika satu faktor perlakuan diacak secara lengkap, dan faktor perlakuan lainnya diacak dalam perlakuan faktor utama (salah satu faktor dan interaksinya dianggap lebih penting), rancangannya disebut Rancangan Petak Terbagi (RPT).

Jumlah faktor yang diteliti

• Jika yang diteliti hanya 1 faktor penelitian, dinamakan rancangan non-faktorial. Contoh: Rancangan Acak Lengkap (RAL), Rancangan Acak Kelompok (RAK), Rancangan Acak Kuadran Latin (RAKL)/Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL)
• Jika yang diteliti terdiri dari beberapa faktor, dinamakan rancangan faktorial. Contoh: Rancangan Petak Terbagi (RPT), Rancangan Petak Teralur (RPA), Rancangan Kelompok Terbagi (RKB).

Jumlah galat yang digunakan

• Rancangan bergalat tunggal, yaitu rancangan yang semua faktor dan interaksinya mempunyai derajat ketelitian yang sama (RAL, RAK, RAKL/RBSL non-faktorial dan faktorial).
• Rancangan bergalat ganda, yaitu salah satu faktor dan interaksinya lebih penting dari faktor lainnya (RPT).
• Rancangan bergalat tripel, mirip dengan rancangan bergalat ganda hanya saja faktor yang diteliti berjumlah tiga (Rancangan Petak Terbagi Ganda / Split-split Plot Design, dan Rancangan Kelompok Terbagi / Split Block Design). Baca juga: Penerapan Metode Analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Rancangan Acak Kelompok (RAK)


Semoga bermanfaat...

0 Response to "Prinsip Dasar dan Klasifikasi Rancangan Percobaan (RANCOB) Mudah Dimengerti"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel