Potensi Ternak Potong di Indonesia


Di Indonesia terdapat beberapa ternak yang oleh rakyat dipelihara untuk bermacam- macam tujuan yaitu keperluan tenaga, dapat menghasilkan daging dan susu. Selain itu masih banyak potensi ternak yang dipelihara di Indonesia. Peternak di daerah Jawa sangat menyukai ternak kambing atau domba, karena sifat-sifatnya yang menguntungkan, antara lain modal yang diperlukan untuk memeliharanya relatif kecil, cepat berkembang biak.

Kambing atau domba mampu memanfaatkan sumber makanan bermutu rendah menjadi makanan bergizi tinggi (dading dan susu). Kambing dan domba mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan, bahkan di lingkungan yang paling buruk. Selain menghasilkan daging dan susu, hasil lain dari kambing yaitu berupa kulit. Di Indonesia umumnya kambing dipelihara sebagai ternak tabungan.

Seperti halnya kambing ternak sapi juga mempunyai banyak potensi untuk dipelihara. Sapi mempunyai potensi untuk menghasilkan susu atau daging. Selain itu di beberapa daerah di Indonesia yang belum terlalu bersentuhan dengan teknologi, penggunaan ternak sapi sebagai tenaga kerja masih banyak dijumpai, misalnya untuk membajak sawah atau menarik pedati. Kotoran dari sapi juga dapat digunakan sebagai pupuk kandang. Bahkan di beberapa daerah seperti di Madura dan Nusa Tenggara, jumlah sapi yang dimiliki seseorang menentukan status sosial dalam masyarakatnya, karena mengingat harga seekor sapi yang cukup tinggi.

Ternak babi juga mempunyai potensi untuk dipelihara di Indonesia. Babi mempunyai beberapa sifat yang menarik dan menguntungkan untuk dipelihara yaitu pertumbuhannya cepat, efisien menggunakan makanan, proporsi karkasnya tinggi antara 70-80?c. Selain itu babi merupakan ternak untuk tabungan. Limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan kulitnya berguna untuk bahan industri kerajinan.
 
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Jenis Ternak Potong

Potensi Pendukung Alam Indonesia terhadap Ternak Potong

Secara geografis, Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa, sehingga mempunyai iklim tropis, dengan dua musim. Hal ini menyebabkan perbedaan suhu, curah hujan, kelembaban, dan arah angin tidak terlalu fluktuatif. Meskipun secara global hanya memiliki dua musim (sebenarnya Indonesia memiliki agroklimat yang beragam)

Misalnya di beberapa wilayah merupakan kawasan kering, seperti Kupang dan Kendari, curah hujan sangat rendah, sedangkan di beberapa daerah lain merupakan daerah basah, seperti lereng Gunung Merapi, Sukabumi, Bogor serta lereng Gunung Singgalang. Namun demikian ada beberapa ternak yang dapat hidup pada berbagai keadaan, misalnya domba dan kambing. Karena domba dan kambing mampu beradaptasi dan bertahan hidup pada lingkungan yang buruk sekalipun.

Berdasarkan letaknya, Indonesia diklasifikasikan sebagai zona moist savana, highland dan rain forest yang sangat kaya rerumputan. Adanya iklim tropis di Indonesia membuat tanah menjadi subur, sehingga cocok untuk ditanami hijauan, yang digunakan sebagai pakan ternak. Apalagi pada musim penghujan, tanaman akan tumbuh lebih subur. Hijauan merupakan bahan pakan utama yang sering diberikan kepada ternak.

Jenis dan Bangsa Ternak Potong di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa jenis ternak yang oleh rakyat dipelihara untuk bermacam-macam tujuan. Misalnya kuda untuk keperluan tenaga, untuk keperluan tenaga dan daging (sapi dan kerbau) dan untuk keperluan daging (domba, kambing dan babi).
Berikut ini adalah beberapa jenis dan bangsa ternak potong di Indonesia.

A. Sapi

             Sapi Ongole
             Sapi Peranakan Ongole (PO)
             Sapi Madura
             Sapi Bali
             Sapi Peranakan Friesien Holstein (PFH)
             Sapi Brahman

B. Kambing

             Kambing Ettawa
             Kambing Peranakan Ettawa (PE)
             Kambing Jamnapari
              Kambing Saenen
             Kambing Kacang (

C. Domba

             Domba Garut
             Domba Kampung atau Domba Kacang
             Domba Ekor Gemuk (DEG)
             Domba Ekor Tipis (DET)
             Domba Merino
             Domba Dorset

D. Kerbau

             Kerbau Murrah
             Kerbau Nilli
             Kerbau Surti
             Kerbau Jaffar abadi

E. Babi

             Babi Landrace
             Babi Duroc
             Babi Hereford
             Babi Tamworth
             Babi Poland China

Demikianlah Artikel tentang Potensi Ternak Potong  di Indonesia. Semoga bermanfaat....(Silahkan baca juga: Manajemen Pemeliharaan Ternak Potong)


Sumber:
Diklat Kuliah Ilmu Ternak Potong dan Kerja, Agung Purnomoadi (2003)

0 Response to "Potensi Ternak Potong di Indonesia"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel