Jenis - Bangsa dan Tipe Ternak Potong di Indonesia


Berdasarkan letaknya, Indonesia diklasifikasikan sebagai zona moist savana, highland dan rain forest yang sangat kaya rerumputan. Adanya iklim tropis di Indonesia membuat tanah menjadi subur, sehingga cocok untuk ditanami hijauan, yang digunakan sebagai pakan ternak potong. Apalagi pada musim penghujan, tanaman akan tumbuh lebih subur. Hijauan merupakan bahan pakan utama yang sering diberikan kepada ternak potong.

Di Indonesia terdapat beberapa jenis ternak yang oleh rakyat dipelihara untuk bermacam-macam tujuan. Misalnya kuda untuk keperluan tenaga, domba untuk keperluan wol, untuk keperluan tenaga dan daging (sapi dan kerbau) dan untuk keperluan daging (domba, kambing dan babi). (baca: Potensi Ternak Potong di Indonesia)

https://www.berbagiilmupeternakan.com/

Pengenalan Jenis dan Bangsa Ternak Potong di Indonesia

Berikut ini adalah beberapa jenis dan bangsa ternak potong di Indonesia:

A. Sapi
             Sapi Ongole
             Sapi Peranakan Ongole (PO)
             Sapi Madura
             Sapi Bali
             Sapi Peranakan Friesien Holstein (PFH)
             Sapi Brahman

B. Kambing
             Kambing Ettawa
             Kambing Peranakan Ettawa (PE)
             Kambing Jamnapari
             Kambing Saenen
             Kambing Kacang

C. Domba
             Domba Garut
             Domba Kampung atau Domba Kacang
             Domba Ekor Gemuk (DEG)
             Domba Ekor Tipis (DET)
             Domba Merino
             Domba Dorset

D. Kerbau
             Kerbau Murrah
             Kerbau Nilli
             Kerbau Surti
             Kerbau Jaffar abadi

E. Babi
             Babi Landrace
             Babi Duroc
             Babi Hereford
             Babi Tamworth
             Babi Poland China

Tipe Ternak
Tipe ternak adalah bentuk tubuh serta bagian-bagiannya yang nampak dari luar yang memberi kesan tingkat kemampuan menghasilkan sesuatu dari ternak itu sendiri. Pemilihan tipe ternak disesuaikan dengan tujuan usaha peternakan yang akan dilaksanakan.
Berikut ini adalah tipe ternak yang wajib kita ketahui:

Tipe Pedaging

Ternak tipe pedaging adalah ternak yang dipelihara untuk tujuan menghasilkan daging. Ternak tipe pedaging mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: (1) bentuk tubuh harus padat, dada dalam dan lebar, bila dilihat dari samping bentuk tubuh seperti persegi panjang; (2) badan seluruhnya penuh berisi daging, kualitas daging maksimum; (3) kepala pendek dan lebar pada bagian dahi; (4) leher dan bahu tebal; (5) punggung dan pinggang lebar; (6) laju pertumbuhannya cepat; (7) efisiensi pakan tinggi; dan (8) jaringan lemak di bawah kulit tebal.

Tipe Perah

Ternak tipe perah merupakan tipe ternak yang dipelihara dengan tujuan menghasilkan susu. Ciri-ciri tipe perah yaitu:
             Tubuh luas ke belakang
             Efisiensi pakan untuk produksi susu tinggi
             Sistem dan bentuk perambingannya baik, puting simetris

Tipe Kerja

Ternak tipe kerja merupakan ternak yang dipelihara dengan tujuan tenaga kerja. Ternak dengan tipe ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
             Bertubuh besar dan kuat
             Perototan kuat
             Sifatnya tenang dan patuh
             Gerakan anggota tubuhnya bebas
             Kaki panjang dan kuat

Tipe Dwiguna

Tipe ini mempunyai ciri diantara dua tipe atau lebih. Bila penggunaan untuk penghasil daging dan kerja, cirinya berada diantara tipe daging dan tipe kerja. Untuk mengkombinasikan sumber protein hewani maka tujuan menghasilkan susu dan daging sekaligus dapat diperoleh melalui pemeliharaan ternak tipe dwiguna.

Tipe wol


Ternak dengan tipe wol tidak terlepas dari asal wol itu sendiri, yakni ternak domba. Ternak domba dengan tipe wol menunjukkan tingkat kemampuan utama menghasilkan sejumlah wol dalam satu musim pencukuran. 

Ternak domba tipe wol mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : (1) kerangka badan longgar; (2) tubuh terlihat panjang dan lebar, namun tidak penuh dengan daging; (3) dada terlihat dalam dan lebar, tulang rusuk mengembang, punggung lurus, pantat lebar, kulit longgar dan berlipat-lipat; (4) kaki kokoh, aktif dan lincah; (3) Bulu tebal, halus/lembut dan agak ikal serta terlihat mengkilap; (5) bulu tumbuh merata dan panjang (kulaitas bulu tergantung dari bangsa domba itu sendiri).

Beberapa hal yang mempengaruhi kualitas/keaslian wol yaitu : panjang bulu, kesehatan, pintalan, kondisi, warna, kelenturan, kelembutan, kepadatan tumbuh, kelekatan, dan daya serap air yang meratamerata. Domba yang termasuk dalam tipe wol yaitu Merino, Rambouillet, Dorset, Suffolk.

Ciri-ciri Bangsa Ternak Potong

A. Bangsa Ternak Sapi


☛ Sapi Brahman


             Berasal dari India
             Bertanduk, warnanya bervariasi mulai dari abu-abu muda, totol-totol sampai hitam
             Terdapat punuk pada punggung di belakang kepala
             Toleransi terhadap panas, tahan terhadap kondisi yang jelek seperti parasit dan penyakit
             Berat badan betina dewasa mencapai 585 kg, jantan dewasa 900 kg atau lebih


☛ Sapi Hereford


             Ukuran badannya medium sampai berat
             Warna bulunya putih pada bagian muka dan merah pada badan dengan warna putih mulai dari leher, brisket, flank dan switch serta di bawah lutut
             Mempunyai tanduk dengan arah tumbuh ke dalam dan ke bawah


☛ Sapi Sumba Ongole (SO)


             Merupakan keturunan sapi Zebu dari India
             Berwarna dominan putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh
             Bergelambir di bawah leher dan berpunuk


☛ Sapi Peranakan Ongole (PO)


             Merupakan hasil perkawinan silang antara sapi Ongole dan sapi Jawa
             Postur tubuh, bobot badan sapi PO lebih kecil dibanding sapi Ongole
             Punuk dan gelambir kelihatan kecil atau tidak ada sama sekali
             Warna bulunya sangat bervariasi, tetapi umumnya berwarna putih atau putih keabuan


☛ Sapi Madura


             Merupakan hasil persilangan antara Bos sondaicus dan Bos indicus
             Sapi jantan dan betina berwarna merah bata, bulu pantat dan kaki bawah berwarna putih
             Bobot badan sapi jantan dewasa berkisar antara 250-300 kg, betina 150-200 kg
             Badannya kompak dan kecil


☛ Sapi Bali


   Merupakan keturunan dari sapi liar yang disebut banteng (Bos Sondaicus) yang telah mengalami proses domestikasi
       Betina dan anak jantan muda berwarna merah coklat atau kuning coklat, setelah dewasa warna sapi jantan berubah menjadi kehitam-hitaman
             Tidak mempunyai punuk
             Keempat kaki dan bagian pantat berwarna putih
             Bobot badan jantan dewasa berkisar antara 350-400 kg, betina 250-300 kg
(Untuk lebih jelasnya silahkan baca: Karakteristik dan Jenis Sapi Potong)

B. Bangsa Ternak Kambing


☛ Kambing Nubian


             Tersebar luas di daerah Afrika Timur Laut dan sepanjang jalur pantai Laut Tengah
             Tergolong kambing besar yang berkaki besar dan bertelinga menggantung
             Kambing jantan dan betina tidak bertanduk
             Kambing jantan berjenggot
             Warna bulunya ada yang hitam, merah atau putih
             Berat tubuh bervariasi antara 27-60 kg dan tinggi bahu antara 70-80 cm
             Kambing ini baik untuk dikembangkan sebagai ternak penghasil susu dan daging


☛ Kambing Jamnapari


             Lebih dikenal sebagai kambing Ettawa
         Terkenal sebagai penghasil susu walau banyak dimanfaatkan juga sebagai. ternak pedaging
            Bertubuh besar, bertelinga panjang menggantung, hidung melengkung cembung kambing jantan berjenggot dan rahang bawah menonjol
             Kaki panjang dan berambut panjang pada garis belakang kaki
             Warna kulit dan bulu bervariasi antara putih, coklat dan hitam


☛ Kambing Saanen


             Banyak dipelihara sebagai ternak penghasil susu dan daging
             Kepalanya kecil, tancip, leher panjang dan halus
             Warna bulu putih, krem pucat dengan bercak-bercak hitam di hidung, telinga dan ambing 
             Bulunya pendek
             Kaki lurus kuat
             Telinga kecil pendek, tegak ke arah depan dan samping
             Kambing ini cukup peka terhadap sinar matahari


☛ Kambing Peranakan Ettawa (PE)


             Merupakan kambing yang tergolong tipe dwiguna untuk menghasilkan daging dan susu
             Banyak tersebar di Indonesia
             Hidung agak melengkung, telinga agak besar dan terkulai
             Bobot badan kambing dewasa jantan rata-rata 37 kg, betina 32 kg


☛ Kambing Kacang


             Merupakan kambing kecii, tubuhnya kecil, kepala kecil dan ringan
             Telinga pendek dan tegak lurus mengarah ke depan
             Bulu mempunyai warna tunggal putih, hitam dan coklat atau campuran dari ketiganya
             Mempunyai daya adaptasi yang tinggi dengan kondisi alam setempat
             Kambing jantan dan betina bertanduk
             Bobot rata-rata kambing dewasa 17-30 kg
             Kambing jantan berbulu panjang sepanjang garis leher, pundak, punggung sampai ekor


☛ Kambing Damascus


             Merupakan kambing dataran rendah sekitar laut tengah
             Kurang cocok dipelihara di daerah pegunungan
             Warna bulu merah atau merah putih
             Telinga menggantung
             Berat ternak dewasa 40-60 kg
             Baik sebagai ternak penghasil daging maupun susu
             Kambing betina sering melahirkan kembar

C. Bangsa Ternak Domba


☛ Domba Hampshire


             Berasal dari Inggris
             Ukuran tubuh cukup padat dan besar, lebar dan dalam
         Leher agak panjang, kepala besar terangkat tinggi dari punggung telinga besar dan letaknya horizontal
             Domba jantan kadang-kadang bertanduk, uniknya tanduk betina tumbuh lebih subur
       Bulu dominan putih, kaki bawah, muka, bagian dalam daun telinga dan sekeliling mata berwarna coklat kehitam-hitaman
             Telinga dan hidung berwarna hitam
             Tergolong tipe pedaging yang potensial


☛ Domba Rambouillet


  Merupakan domba Merino yang sudah lama beradaptasi dan berkembang biak di Perancis
             Domba jantan memiliki tanduk yang besar, betina tidak bertanduk
             Gerak-geriknya lincah dan cepat
             Berwarna putih
             Termasuk tipe pedaging dan wol yang cukup potensial


☛ Domba Dorset


             Asal dari Inggris
             Merupakan tipe pedaging yang baik dan wol sedang
  Domba jantan dan betina ada yang termasuk dalam kelompok bertanduk dan tidak mempunyai tanduk
             Domba yang bertanduk, bentuk tanduknya melingkar subur
             Berat domba jantan mencapai 102 kg, betina 79 kg
             Persilangan domba Dorset dengan Merino dinamakan Dormer


☛ Domba Garut


      Merupakan persilangan segitiga antara domba kampung, domba Merino dan DEG dari Afrika Selatan
             Berkembang di daerah Garut Jawa Barat
             Domba jantan mempunyai tanduk besar, kuat, melingkar, betina tidak bertanduk
             Bobot badan jantan mencapai 60-80 kg, betina 30-40 kg
             Panjang telinga sedang dan terletak di belakang tanduk
             Tubuh besar dan lebar, lehernya kuat sehingga biasa digunakan sebagai domba aduan
             Merupakan domba tipe pedaging (


☛ Domba Ekor Gemuk (DEG)


             Banyak terdapat di Madura, Jawa Timur, Sulawesi dan Lombok
             Tubuh lebih besar dibandingkan dengan domba kampung / domba Priangan
             Domba jantan dan betina umumnya tidak bertanduk
             Warna bulu dominan putih, tetapi ada juga yang berwarna hitam atau kecoklat-coklatan
         Memiliki ciri khas dengan bentuk ekornya yang panjang, lebar dan besar tetapi kecil pada ujungnya yang merupakan tempat menyimpan lemak
             Bobot badan jantan 50-70 kg, betina 30-40 kg


☛ Domba Lokal / Domba Kampung


             Merupakan domba asli Indonesia
             Tubuh kecil, lambat dewasa
             Warna bulunya bermacam-macam
             Domba jantan bertanduk kecil, domba betina tidak bertanduk
             Berat domba jantan 30-40 kg, betina 15-20 kg, hasil dagingnya relatif kecil dan sedikit
             Tahan hidup di daerah yang kurang baik

D. Bangsa Kerbau


☛ Kerbau Murrah


             Kepala relatif kecil dibandingkan dengan ukuran tubuhnya
             Telinga kecil berbentuk baik dan menggantung
             Tanduk pendek, sangat melingkar, tumbuh ke depan dan ke belakang
             Dada berkembang baik dan lebar pada daerah brisket
             Kaki lurus, pendek dan kuat dengan kuku hitam ukuran baik
             badannya kompak, dalam dan berkapasitas
             Kulit tipis, halus dengan sangat sedikit bulu pada kerbau yang dewasa
             Warna kulit yang popular adalah hitam, tetapi badan abu-abu yang biasa dijumpai
             Tanda putih pada muka atau bahu tidak disukai


☛ Kerbau Nili


             Mempunyai kepala panjang, berbentuk baik dengan moncong yang baik dan lubang hidung lebar
             Kepala bulat dan convek pada bagian atasnya, terdapat lekukan diantara matanya dan tulang hidungnya menonjol
             Tanduk kecil tetapi lebar tebal dan sangat melingkar
             Badannya dalam dengan ukuran medium dan tergantung rendah pada kaki yang pendek, lurus, kuat dan bertulang besar
             Ambing berkembang baik
             Kulit halus dan lembut, warna hitam adalah yang paling umum dijumpai
             Kerbau dengan wall eyes dan dengan tanda putih pada kepala depan, muka, moncong dan bahu adalah sangat bernilai


☛ Kerbau Surti


             Mempunyai kepala yang sangat lebar, agak panjang dengan bentuk convek pada bagian atas diantara tanduknya
             Muka dan moncong bersih, lubang hidungnya besar
             Mata bercahaya, bersih dan menonjol
             Telinga berukuran medium dan menggantung
             Tanduknya datar, berbentuk sabit dan dengan ukuran yang baik
             Dadanya lebar dan brisketnya menonjol
             Badan berukuran medium
             Kaki lurus, kuat dengan kuku hitam yang lebar, punggung lurus
             Ekor panjang, tipis dan fleksibel, biasanya dengan garis putih
             Kulit agak tebal tetapi lembut, halus dan mempunyai bulu kulit yang jarang-jarang
             Warna kulitnya hitam dan coklat, warna bulunya bervariasi dari warna coklat karat sampai abu-abu keemasan


☛ Kerbau Jaffarabadi


             Mempunyai kepala yang agak berat dengan tanduk yang cukup besar, tebal dan pipih
             Badannya padat dan relatif panjang
             Tidak sangat kompak tergantung agak keatas pada kaki-kaki yang lurus dan kokoh
             Warna hitam

E. Bangsa Babi


☛ Babi Landrace


             Dikembangkan di Denmark diberi nama Danis landrace
             Di Norwegia diberi nama Norwegian landrace
             Di Swedia disebut Swedish landrace
          Berwarna putih dan terkenal untuk dimanfaatkan dagingnya, karkas sangat panjang, pahanya besar
             Daging di bawah dagu gemuk dengan kaki-kaki yang pendek
             Berbadan panjang dengan tulang rusuk 16-17 pasang
             Berat badan jantan dewasa 220-300 kg, betina 180-200 kg


☛ Babi Poland China


             Dikembangkan di Ohio, Amerika Serikat
             Berwarna hitam dengan kaki, muka dan ujung ekor berwarna putih
             Bobot badan jantan dewasa 170-200 kg, betina 130-150 kg
             Bobot badan ini dapat mencapai berat 500-550 kg


☛ Babi Hereford


             Dikembangkan di Missouri, Amerika Serikat
             Di Ohio babi Hereford diperoleh dari hasil persilangan Duroc dan Poland China
             Muka berwarna putih, tubuh berwarna merah dengan dua kaki, garis perut serta lipatan ekornya berwarna putih
             Tipe karkas yang baik dan daging bagian pundak yang padat dan kompak
             Bobot badan jantan dewasa 250-300 kg, betina 150-180 kg


☛ Babi Duroc


             Dikembangkan di Amerika
             Persilangan dari dua bangsa babi (Jersey red dan Duroc dari New York)
             Berwarna merah terang hingga gelap
             Merupakan tipe karkas yang baik
             Bobot babi jantan dewasa 150 kg, betina 110-120 kg
             Babi Duroc menonjol karena pertambahan bobot badan dan efisiensi pakannya yang baik sekali


☛ Babi Tamworth


             Berasal dari Inggris
             Hasil persilangan antara babi Yorkshire dengan Bergshire
             Berbadan lebar dengan kaki dan moncong panjang
             Berwarna merah terang sampai merah gelap
             Menonjol sebagai tipe daging dengan karkas yang panjang
             Mempunyai kaki panjang, sehingga mudah beradaptasi di daerah yang berat


*(Pembahasan terperinci mengenai ternak potong secara keseluruhan sampai pada manajemen pemeliharaan; baik itu ternak sapi, kerbau, kambing, domba dan ternak babi telah tersedia dalam blog ini. Silahkan untuk mencari kategori yang anda inginkan lewat kolom label ataupun kolom pencarian pada blog ini)*
Semoga bermanfaat...

0 Response to "Jenis - Bangsa dan Tipe Ternak Potong di Indonesia"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel