Cara Mengobati Penyakit Cacingan Pada Ternak Sapi dan Kambing


Ternak sapi dan kambing  merupakan jenis ternak yang mudah dipelihara. Pada sistem pemeliharaan secara tradisional sekalipun, ternak sapi dan kambing sudah mampu memberikan hasil yang cukup memadai. Misalnya: selain sebagai sumber daging, ternak sapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ternak kerja (membantu petani di sawah dan lain sebagainya). Begitu juga dengan ternak kambing, daging dan susunya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan petani.

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh para peternak dalam memelihara ternak sapi dan kambing adalah masalah penyakit. Penyakit yang paling umum menyerang ternak sapi dan kambing adalah penyakit cacingan (penyakit yang disebabkan oleh parasit). Parasit ini dikenal sebagai parasit internal, karena menyerang bagian dalam tubuh ternak sapi dan kambing. Sebaiknya jangan menggembalakan ternak atau memotong rumput untuk pakan pada pagi hari, karena pada saat itu biasanya rumput – rumput tersebut masih terdapat banyak cacing yang belum turun ke tanah.

Terdapat beberapa macam cacing yang berbahaya bagi ternak sapi dan kambing, diantaranya adalah : (1)  cacing pita, (2) cacing hati dan (3) cacing daun atau cacing pipih. Dalam jumlah yang besar, cacing – cacing tersebut sangat berbahaya bila menyerang anak sapi dan kambing yang masih muda.

Pengobatan tradisional terhadap penyakit cacingan pada ternak sapi dan kambing sangat disarankan, agar tidak terjadi residu dalam tubuh ternak sehingga tidak membahayakan konsumen yang mengkonsumsinya. Berikut ini akan dijelaskan cara tradisional yang sangat efektif untuk mengobati penyakit cacingan pada ternak sapi dan kambing.

Cara Tradisional Mengobati Penyakit Cacingan Pada Ternak Sapi dan Kambing:


Kulit Buah Nanas

Cara pengobatan:
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
(1) Kulit buah nanas dipotong-potong ± 1 cm, dikeringkan selama 10-14 hari dalam suhu kamar, kemudian digiling hingga menjadi serbuk

(2) Serbuk kulit nanas (750 mg-1250 mg) dimasukkan dalam 100 ml  air,  kemudian  diaduk sampai rata lalu diperas dengan menggunakan kain dan hasil  perasan diminumkan ke ternak sapi dan kambing

Getah Buah Pepaya


https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Cara pengobatan:
(1) Buah pepaya muda yang masih menggantung di pohon ditoreh membujur sedalam 1-5 mm dengan jarak torehan 1-2 cm

(2) Pada tempat torehan, getah yang keluar ditampung dengan wadah dari plastik  yang diikatkan pada buah pepaya dengan selotip

(3) Tiap 100 ml getah yang tertampung ditambah dengan 2 tetes larutan Natrium Bisulfit 30% untuk mencegah oksidasi

(4) Jemur dibawah sinar matahari atau oven pada suhu 30-60oC sampai  kering

(5) Getah yang sudah kering dihaluskan menjadi serbuk

(6) Serbuk getah pepaya dicampur dengan air dengan perbandingan 1:5

(7) Larutan tersebut dimunimkan atau diberikan lewat mulut menggunakan  selang yang langsung ditujukan ke rumen

(8) Dosis untuk ternak sapi dan kambing: diberikan 3 kali seminggu dengan dosis 1,2 gram/ kg Bobot Badan.

Daun Pepaya


https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Cara pengobatan:
(1) Ambil 2-3 lembar daun pepaya yang tidak terlalu muda atau tua, haluskan dengan menambahkan sedikit air matang/ bersih

(2) Peras dan saring larutan tersebut

(3) Hasil perasan diminumkan ke ternak sebanyak 2-3 sendok makan atau disesuaikan dengan berat badan ternak, setiap minggu 3 kali pemberian.

Biji Pepaya

https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Cara pengobatan:
(a) Cara 1 : ambil 1 sendok makan biji pepaya, tambahkan  sedikit  air,  haluskan dengan blender, tambahkan 1 sendok makan madu lalu minumkan ke ternak sapi dan kambing.

(b) Cara 2 : biji pepaya dikeringkan lalu giling hingga menjadi serbuk, ambil  sebanyak 10 gram dan didihkan bersama 150 ml air hingga larutan mendidih dan berkurang setengahnya, lalu minumkan ke ternak sapi dan kambing. Pemberian larutan sebaiknya 2 jam sebelum diberi pakan. Untuk pengobatan dapat diberikan 1 kali sehari selama 2 - 3 hari.

Akar Pepaya

https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Ambil 10 gram akar pepaya yang sudah dikeringkan, tambahkan 100 ml air dan didihkan hingga larutan berkurang setengahnya kira-kira selama 15 menit, lalu disaring dan airnya diminumkan ke ternak sapi dan kambing.

Pinang

Biji buah pinang telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai campuran mengunyah sirih, tetapi ternyata biji buah pinang ini juga cukup efektif digunakan sebagai obat cacing. Selain mudah didapat, cara pembuatannya pun cukup mudah diantaranya :

https://www.berbagiilmupeternakan.com/

(a) Cara 1 : Ambil 10 biji buah pinang yang hampir matang/ tua, tumbuk hingga halus dan cairannya diminumkan ke ternak sapi dan kambing.

(b) Cara 2 :
(1) Ambil 10 biji buah pinang, ditumbuk halus, kemudian digoreng tanpa minyak (disangrai) atau bisa juga dijemur hingga kering lalu tumbuk sampai halus.

(2) Ambil 1 sendok makan hasil sangrai tersebut, kemudian campur  dengan 250 ml  air matang dan minumkan ke ternak sapi dan kambing.

(3) Dosis pemberian : 30-50 cc untuk setiap ekor  kambing  dewasa  dengan pemberian 1 bulan sekali. Untuk pengobatan dapat diberikan 1 kali sehari selama 2-3 hari dan biasanya cacing akan keluar dalam waktu 24-48 jam.

Catatan :
(1) Pengobatan ini dilakukan untuk kambing yang sedang bunting
(2) Sebelum pemberian obat, kambing dipuasakan dahulu selama 12 jam
(3) Setelah diobati kambing jangan diberi makan dahulu sampai 6 jam

Bawang Putih


https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Khasiat bawang putih sebagai obat cacing sudah tidak diragukan lagi, terutama untuk melawan infestasi cacing klas nematoda. Keuntungan lainnya dari bawang putih adalah adanya kandungan antibiotika alami yang cukup aman  dan tidak meninggalkan  residu pada ternak sapi dan kambing.
Pembuatan obat cacing dari bawang putih adalah sebagai berikut:

(1) 2-3 siung bawang putih segar dihancurkan/ ditumbuk dan perasannya langsung diminumkan ke ternak, atau bisa juga dicampur dengan konsentrat.

(2) Dapat juga digunakan daun bawang putih yang ditumbuk dan atau diberikan langsung ke ternak

Biji Labu Kuning


https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Sebagai anthelmentik, biji labu kuning relatif aman  untuk ternak sapi dan kambing yang masih muda sedang bunting maupun laktasi. Caranya adalah  dengan menghaluskan biji labu kuning mentah sebanyak 50 gram, diberikan ke ternak sapi dan kambing dua kali sehari dalam kondisi perut kosong. 
Untuk pengobatan lakukan pemberian biji  labu kuning selama seminggu berturut-turut, lalu lanjutkan dua minggu kemudian.

Mentimun

https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Pemberian buah mentimun segar dapat mencegah terjadinya infestasi cacing. Untuk pengobatan dapat dilakukan pemberian sekali sehari selama 5-7 hari.

Semoga bermanfaat.....

Sumber :
Drh. Siti Istiana dan Ir. Nani Yunizar (2009); Balai Pengkajian Teknologi Pertanian - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian - Departemen Pertanian



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Mengobati Penyakit Cacingan Pada Ternak Sapi dan Kambing"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel