Proses dan Sistem Pencernaan Pada Ternak Unggas


Secara garis besar proses dan sistem pencernaan unggas berbeda dengan ternak lainnya.  Unggas tidak memiliki gigi  sehingga pakan atau ransum yang dikonsumsi akan langsung melewati tenggorokan (Oesophagus) dan kemudian disimpan untuk sementara di tembolok. Selanjutnya pakan tersebut akan diproses secara mekanik, enzimatis dan mikrobilogik.

Berikut ini adalah penjelasan sederhana terkait proses dan sistem pencernaan pada unggas yang dapat digunakan sebagai dasar dalam mempelajari sistem pencernaan unggas serta dapat dijadikan acuan untuk keperluan akademisi (pembahasan makalah, laporan praktikum dan lain sebagainya):


Unggas memiliki lidah yang sangat keras dan runcing seperti mata anak panah dengan arah ke depan. Bagian belakang lidah berbentuk menyerupai kail yang berfungsi untuk mendorong makanan ke oeshopagus. Untuk diketahui bersama, Oesophagus merupakan saluran memanjang seperti tabung yang merupakan jalan makanan dari mulut sampai tembolok.
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Saluran Pencernaan Unggas
Pakan unggas yang berupa serat kasar dan biji – bijian, disimpan sementara di dalam tembolok selama beberapa jam untuk proses pelunakan dan pengasaman sebelum masuk ke lambung (proventriculus).  Hal ini dikarenakan pada tembolok terdapat kelenjar yang mengeluarkan getah yang berfungsi untuk melunakkan makanan.  

Proventriculus atau yang biasa disebut juga perut sejati dari unggas merupakan tempat terjadinya pencernaan secara enzimatis, karena dindingnya disekresikan asam klorida, pepsin dan getah lambung yang berguna mencerna protein. Makanan dari Proventriculus selanjutnya dicerna dan diproses secara mekanik dalam empedal/rempela menjadi partikel-partikel kecil.   

Empedal merupakan otot perut yang terletak diantara proventriculus dan bagian atas usus unggas. Empedal mempunyai otot-otot yang kuat sehingga dapat menghasilkan tenaga yang besar untuk menghancurkan makanan. Perototan empedal dapat melakukan gerakan meremas kurang lebih empat kali dalam satu menit. 
https://www.berbagiilmupeternakan.com/
Saluran Pencernaan Unggas
Partikel – partikel makanan dari empedal selanjutnya diproses pada usus halus / usus kecil menjadi asam amino dan karbohidrat bagi tubuh unggas melalui duodenum, jejenum dan ileum yang ada pada usus halus. Apabila terdapat partikel makanan yang tidak tercerna pada usus halus, maka selanjutnya akan diproses pada usus buntu menajdi karbohidrat dan protein bagi unggas. 

Proses pencernaan makanan yang terakhir terjadi pada usus besar yakni; reabsorbsi air (meningkatkan kandungan air pada sel tubuh serta mengatur keseimbangan air pada unggas). Bagian dari saluran pencernaan yang terakhir adalah kloaka / anus; saluran pelepasan sisa hasil pencernaan berupa kotoran unggas. Kloaka pada unggas betina memiliki diameter yang lebih lebar dibandingkan unggas jantan. Hal ini dikarenakan fungsi kloaka yang juga merupakan tempat keluarnya telur.

Demikianlah garis besar atau penjelasan singkat mengenai proses dan sistem pencernaan unggas. Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca disini (Sistem Pencernaan Pada Unggas dan Fungsinya Menurut Para Ahli). 

Semoga bermanfaat

0 Response to "Proses dan Sistem Pencernaan Pada Ternak Unggas"

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, spam, dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel